Selasa, 23 Apr 2024

DPC Sarbumusi NU Bojonegoro Dukung Irham Sebagai Ketua

2 minutes reading
27 Sep 2022

Dewan Pimpinan Cabang Sarikat Buruh Muslimin Indonesia kabupaten Bojonegoro mengikuti Kongres Akbar ke-6 Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) di Sidoarjo, Jawa Timur yang digelar di Aston Hotel Sidoarjo pada Selasa (27/9/2022)

Ketua DPC Sarbumusi Bojonegoro, Al Amrozi mengatakan sesuai dengan hasil rapat internal DPC mendukung penetapan Irham Ali Saifuddin sebagai Presiden untuk masa khidmah 2022-2027. Irham terpilih pada tepat pada harlah ke-67 badan otonom NU beranggotakan buruh, karyawan, dan tenaga kerja ini.

“Kami bulat mendukung Mas Irham sebagai ketua DPP Sarbumusi periode 2022-2027,” jelas Amrozi.

Terpilihnya secara aklamasi pria asal Garut, Jawa Barat pada Kongres ke-6 Sarbumusi. Sejenak setelah Irham terpilih, seluruh peserta langsung menggemakan Shalawat Badar.

“Shalatullah alamullah ‘ala thaha Rasulillah, shalatullah salamullah ‘ala yasin habibillah,” demikian peserta melantunkan shalawat yang diciptakan oleh KH Ali Manshur dari Banyuwangi itu.

Beberapa peserta langsung merangsek ke depan untuk menyalami dan memeluk Irham penuh kehangatan sembari memberikan ucapan selamat kepadanya. Irham adalah sosok yang telah lama terjun di dunia perburuhan.

Selain aktif di Sarbumusi, ia juga memiliki pengalaman sebagai Programme Officer Kantor Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) untuk Indonesia dan Timor Leste. Selain aktif di perburuhan, Irham juga tercatat sebagai pengurus Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.
Di organisasinya kaula muda NU, ia juga membidangi hal yang sama, yakni sebagai pengurus Departemen Pendidikan dan Ketenagakerjaan.

SKongres ke-6 Sarbumusi ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PBNU H Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Emil Listianto Dardak, Bupati Sidoarjo Ahmad Muchdor Ali, Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, dan Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ditjen Binwasnaker & K3) Haiyani Rumondang mewakili Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.